Cara mengurangi stress pada kucing - Tempe-Urap

Belajar tiada batasan, waktu, usia dan tempat.

Like us on Facebook

Ads Here

Tuesday, April 9, 2019

Cara mengurangi stress pada kucing


Jika Anda menyadari adanya perubahan pada sikap kucing peliharaan Anda, kemungkinan besar kucing peliharaan Anda sedang mengalami stres. Perubahan rutinitas yang kucing peliharaan Anda alami, seperti Anda mempunyai binatang peliharaan baru, Anda pergi berlibur atau membawanya ke dokter hewan, dapat menimbulkan kemarahan pada kucing peliharaan Anda. Stres yang di alami pada kucing peliharaan Anda dapat menyebabkan masalah kesehatan karena kekebalan pada tubuh kucing semakin menurun, menyebabkan peradangan pada tubuh kucing dan dapat menyebabkan kucing over-grooming (terlalu banyak mengeong). Ikuti langkah berikut untuk mengurangi stres yang dialami pada kucing peliharaan Anda.

1. Perhatikan perubahan pada air kencing kucing peliharaan anda.

Perubahan pada air kencing kucing merupakan salah satu cirri bahwa kucing sedang mengalami stres. Hormon stres menyebankan lapisan kandung kemih menjadi meradang yang menyebabkan gejala fisik kucing menjadi melemah. Tanda-tanda kucing mengalami stres diantara, kucing akan sering untuk buang air kecil. Ketidaknyamanan kucing pada saat kencing dapat dirasakan oleh kucing ketika mengalami stres karena terdapat darah dalam urin kucing tersebut.

Segera bawa ke dokter hewan jika kucing anda mengalami hal ini.

2. Perhatikan jika kucing anda bertingkah aneh

loading...

Ketika kucing stres, kucing akan menjilat-jilat bagian perut, paha bagian dalam, dan kaki depan. Mengapa kucing melakukan tindakan seperti itu? Karena pada saat menjilat-jilat bagian tersebut, secara alami kucing akan melepaskan zat morfin yang akan membantu kucing menghibur dirinya sendiri dan membuatnya lebih nyaman.

Segera bawa ke dokter hewan jika kucing anda mengalami hal ini.

3. Perhatikan pencernaan kucing peliharaan anda.

Beberapa kucing akan menderita diare ketika kucing tersebut merasa stres. Selain Anda harus membawa kucing peliharaan Anda ke dokter hewan ketika kucing peliharaan Anda merasa stres, gunakan obat-obatan yang dapat menghentikan diare yang dialami kucing peliharaan Anda.

4. Perhatikan dilokasi mana kucing peliharaan anda buang air kecil dan besar.

Biasanya, ketika kucing merasa terlalu stres, kucing akan buang air besar dan buang air kecil dimanapun saat kucing tersebut berada. Sebenarnya, dengan hal itu dapat membuat kucing tersebut merasa nyaman.

Kucing akan melakukan hal tersebut jika kucing terjangkit penyakit seperti radang sendi, infeksi kandung kemih dan gangguan perut. Segeralah memeriksa kucing peliharaan Anda ke dokter hewan apabila kucing peliharaan Anda melakukan hal demikian.

5. Perhatikan jika kucing peliharaan anda terlalu sering mengeong.

Beberapa kucing akan mendekati bahkan lebih dekat dengan pemiliknya untuk menarik perhatian pemiliknya dan mencoba memberi tahu bahwa ada sesuatu di dalam diri kucing peliharaan.

6. Perhatikan ketika kucing anda sering murung dan bersembunyi,

Ketika merasa stres, kucing akan lebih sering bersembunyi di tempat gelap seperti di bawah tempat tidur Anda. Kucing tersebut benar-benar bersembunyi untuk menghindar dari ancaman yang dianggap akan datang bagi kucing tersebut.

7. Perhatikan nafsu makan kucing peliharaan anda.

Beberapa kucing akan kehilangan nafsu makan dan akan memakan sesuatu yang tidak biasa seperti mengunyah handuk dan lain-lain ketika kucing merasa stres.

Jika beberapa kondisi tersebut dialami oleh kucing peliharaan anda, segera lah lakukan tindakan. Tindakan yang terbaik adalah dengan membawanya ke dokter hewan sesegera mungkin.


No comments:

Post a Comment